Jual LOTO Lock Out Tag Out

Master Lock Loto Kalsa Safety 1

Jual LOTO, KALSA Safety menjual LOTO atau Lock Out Tag Out. LOTO menjadi penting di setiap perusahaan. Semua jenis perusahaan sudah diwajibkan menerapkan LOTO. Kecelakaan kerja karena LOTO berada pada Top 10 daftar kecelakaan kerja OSHA. Bahkan setiap tahun cenderung naik hingga Top 5 daftar kecelakaan kerja. Oleh karena itu semua perusahaan mulai diwajibkan menerapkan sistem manajemen LOTO. Meskipun LOTO sudah menjadi kewajiban industri tetapi banyak pekerja yang tidak mengetahui dan memahami tentang LOTO. Banyak hal yang menjadi pertanyaan pekerja seperti apa jenis alat LOTO, kapan menggunakan LOTO, apa acuan standar LOTO, siapa yang harus menggunakan LOTO dan masih banyak pertanyaan yang lain. KALSA Safety menjual peralatan LOTO dan aksesoriesnya dan membantu memberikan penjelasan tentang LOTO manajemen sistem. Sehingga pekerja mendapatkan solusi lebih baik.

Dasar LOTO

Konsep dasar LOTO terdiri dari safety padlock dan safety tag. Safety padlock berfungsi untuk mengunci sedangkan safety tag berfungsi untuk memberi informasi pekerjaan. Sesuai dengan kepanjangan LOTO yaitu Lock Out berarti mengunci dan Tag Out berarti memberikan tanda informasi. Oleh karena itu pekerja belum benar menerapkan sistem manajemen LOTO jika hanya menggunakan gembok untuk mengunci. Kelengkapan dasar LOTO yang lain adalah safety hasp yaitu alat kait yang dilengkapi dengan 6 lubang. Safety hasp digunakan ketika pada satu titik LOTO melibatkan banyak pekerja. Safety padlock, safety tag dan safety hasp sudah memenuhi dasar standar safety LOTO. Pada banyak titik, pekerja perlu menambahkan aksesoris LOTO untuk alat bantu penguncian.

Contoh type safety padlock yang umum digunakan adalah 410 RED. Type ini terbuat dari bahan shackle besi dan body thermoplastic berwarna merah. Safety padlock 410 RED dapat digunakan di area elektrikal dan mekanikal. Safety padlock ini cocok digunakan pada industri dengan jumlah pemakai LOTO tidak banyak. Sehingga cukup menggunakan satu warna merah untuk memberikan identifikasi LOTO.

Informasi lebih detail dapat hubungi kami

Secara umum LOTO terbagi menjadi 2 area yaitu elektrikal dan mekanikal. Area eletrikal yaitu area saluran listrik dari panel induk hingga ke mesin produksi. Sedangkan area mekanikal yaitu area pipa dan valve. Kecelakaan kerja pada masing-masing area cukup fatal, contoh tangan atau kaki dapat tergencet mesin karena panel listrik belum dimatikan dan dipasang LOTO. Contoh kecelakaan fatal lain, muka terkena cairan panas tekanan tinggi ketika sedang membukan valve pipa.

Aksesoris LOTO diperlukan agar safety padlock dan safety tag dapat dipasang di titik LOTO. Aksesoris LOTO di area elektrikal diantaranya circuit breaker, mini circuit breaker, univeral circuit breaker, elektrikal plug, cover remote control, cover push button, dll. Aksesories LOTO di area mekanikal diantaranya rotating gate vale, ball valve, butterfly valve, universal gate valve. Pemilihan aksesoris LOTO dapat disesuikan dengan kebutuhan industri. Pada industri yang mempunyai area bahaya elektrikal dapat fokus pada melengkapi kebutuhan aksesoris LOTO elektrikal. Sebaliknya pada industri yang mempunyai area bahaya mekanikal dapat fokus pada melengkapi kebutuhan aksesoris LOTO mekanikal.

Perbedaan LOTO dengan APD

Banyak pekerja belum memahami perbedaan LOTO dan APD atau Alat Pelindung Diri. Hal ini terjadi karena pada industri manufaktur pengelolaan LOTO dan APD dikelola oleh bagian yang sama yaitu HSE. Secara umum orang sudah mengenal APD dan sudah mempunyai kesadaran menggunakan APD diantaranya helm safety, sarung tangan, sepatu safety, dll. Tetapi banyak orang tidak mengetahui tujuan dan penggunaan LOTO. Banyak orang hanya mengetahui LOTO sebagai gembok untuk mengunci. Sebenarnya LOTO berkaitan dengan manajemen safety yang melibatkan beberapa bagian yaitu HSE, Engineering, Produksi, dan Maintenance.

Kerugian kerja APD cenderung pada skala kecil umumnya berkaitan langsung dengan pekerja. Perusahaan tidak mengalami dampak langsung ketika pekerja tidak menggunakan APD dengan benar. Contoh pada kasus tangan tergores atau tangan tertusuk, hanya pekerja yang mengalami kerugian yaitu anggota tubuh cacat. Sementara itu kecelakaan kerja LOTO cenderung terjadi pada skala lebih besar umumnya berkaitan dengan kecelakaan kerja fatal dan kerugian aset perusahaan seperti mesin produksi rusak, kematian kerja di lokasi, atau penutupan area produksi selama beberapa waktu. Oleh karena itu penerapan LOTO harus melibatkan beberapa departemen dan untuk laporan langsung pada manajemen.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest